
Persis Solo masih ada di titik yang bikin saya harus terus memantau Jadwal, Hasil & Statistik Liga 1 mereka. Per akhir April 2026, tim ini berada di peringkat 15 dengan 20 poin, belum aman sepenuhnya, dan jaraknya ke zona bawah masih tipis.
Itu sebabnya saya merasa pembaruan rutin penting, karena satu hasil pertandingan bisa langsung mengubah posisi mereka di klasemen. Di halaman ini, saya merangkum kondisi terbaru Persis Solo supaya Anda bisa membaca arah musimnya dengan cepat, tanpa harus mencari data dari banyak sumber.
Data yang dipakai mengikuti pembaruan terbaru per April 2026, jadi gambaran yang Anda lihat di sini adalah yang paling relevan saat ini. Selanjutnya, saya akan masuk ke rincian jadwal, hasil, dan statistik yang paling perlu Anda perhatikan.
Posisi Persis Solo di klasemen dan arti tiap poin yang mereka kejar
Saya melihat posisi Persis Solo musim ini dengan satu kacamata sederhana, yaitu setiap poin terasa mahal. Di fase seperti ini, klasemen bukan sekadar angka di layar, karena jarak antartim sangat rapat dan satu hasil bisa langsung mengubah suasana tim.
Photo by UploadedKalau saya mengikuti pembaruan klasemen terbaru, Persis berada di papan bawah dan masih harus terus menjaga jarak dari zona merah. Untuk memantau data dasarnya secara langsung, saya juga biasanya cek halaman klasemen resmi Persis Solo, karena di sana saya bisa melihat hasil, jadwal, dan posisi mereka dalam satu tempat.
Di mana posisi Persis Solo sekarang di musim ini?
Saat ini saya menempatkan Persis Solo di posisi 16 dengan 30 laga yang sudah dimainkan dan 27 poin. Angka ini membuat mereka belum bisa benar-benar tenang, meski ada jarak aman dari tim-tim di bawahnya.
Saya membaca posisi ini begini, Persis masih ada di area yang rawan, tetapi tidak lagi berada di titik paling buruk. Tim di atas mereka sudah mengumpulkan poin lebih banyak, jadi ruang untuk naik masih ada, walau tidak lebar. Sebaliknya, tim di bawah juga belum hilang dari persaingan, jadi Persis tidak boleh lengah.
Gambaran sederhananya seperti ini:
- Di atas Persis, ada tim yang unggul beberapa poin, jadi peluang menyalip masih terbuka jika Persis menjaga ritme.
- Di bawah Persis, ada tim yang terus menekan, jadi satu hasil buruk bisa membuat posisi kembali goyah.
- Di tengah, Persis masih harus menutup musim dengan disiplin, karena selisih kecil di papan bawah sering terasa seperti jurang.
Kalau saya ringkas, posisi ini menunjukkan satu hal penting, Persis belum aman sepenuhnya, tetapi masih punya kendali atas nasib mereka sendiri.
Berapa poin aman yang masih harus dikejar?
Untuk target aman bertahan di Liga 1, saya biasanya melihat kisaran 30 sampai 35 poin sebagai patokan yang lebih nyaman. Angka ini memang tidak jadi aturan mutlak, tetapi cukup masuk akal karena papan bawah sering diputus oleh selisih tipis.
Bagi Persis, fokusnya sekarang bukan sekadar mengejar satu kemenangan, melainkan mengumpulkan poin dari laga sisa dengan cara paling efisien. Laga melawan tim yang posisinya setara atau di bawah mereka terasa jauh lebih penting, karena hasil di partai seperti itu bisa langsung memindahkan beban ke lawan.
Saya juga melihat pentingnya menjaga konsistensi saat bermain di laga yang tampak "seimbang". Kalau mereka gagal memaksimalkan peluang seperti itu, tekanan akan kembali naik di pekan berikutnya. Karena itu, setiap poin dari hasil imbang pun masih punya nilai, terutama saat pertandingan tidak berjalan ideal.
Di papan bawah, satu kemenangan sering terasa seperti dua langkah sekaligus, karena efeknya bukan hanya menambah poin, tetapi juga menahan lawan agar tidak ikut naik.
Bila Persis bisa terus mencuri angka dari laga yang mereka kuasai, jarak aman akan lebih cepat terbentuk. Sebaliknya, jika poin mudah hilang, mereka akan terus bermain dalam bayang-bayang zona degradasi sampai akhir musim.
Apa arti tren 7 laga tanpa kalah bagi Persis?
Photo by UploadedTren 7 laga tanpa kalah memberi dampak besar bagi Persis, terutama dari sisi mental. Saya melihatnya sebagai bahan bakar tambahan untuk ruang ganti, karena pemain biasanya lebih berani mengambil keputusan saat mereka sedang percaya diri.
Dampaknya juga terasa ke suporter. Saat tim mulai stabil, dukungan di tribun biasanya ikut naik, dan tekanan yang sebelumnya menumpuk mulai berkurang. Dalam situasi seperti ini, hasil baik bukan cuma soal angka, tetapi juga soal suasana yang kembali hidup.
Namun, saya juga tidak mau menilai tren bagus ini terlalu cepat. Tanpa kalah memang penting, tetapi itu belum cukup kalau tidak dijaga sampai akhir musim. Satu hasil buruk bisa memutus momentum, lalu semua kerja keras terasa lebih berat lagi.
Bagi Persis, tren ini harus jadi dasar untuk menutup musim dengan kepala dingin. Mereka sudah punya modal kepercayaan diri, jadi tantangannya sekarang adalah menjaga ritme itu agar tidak hilang di saat yang paling menentukan.
Jadwal Persis Solo yang paling krusial sampai akhir musim
Saya melihat jadwal sisa Persis Solo sebagai rangkaian ujian yang tidak boleh disia-siakan. Di fase seperti ini, satu pertandingan bisa mengubah arah musim, apalagi saat selisih poin di papan bawah masih rapat.
Karena itu, saya tidak membaca sisa laga ini sebagai daftar lawan biasa. Saya membaginya ke dalam tiga kelompok, laga kandang yang harus dimenangkan, laga tandang yang rawan, dan duel yang paling besar pengaruhnya untuk nasib Persis di Liga 1.
Laga kandang yang wajib dimaksimalkan di Stadion Manahan
Photo by UploadedBagi saya, laga kandang adalah ruang paling aman untuk Persis mengumpulkan poin. Di Stadion Manahan, mereka punya dukungan tribun, ritme yang lebih familiar, dan beban perjalanan yang tidak ada. Karena itu, pertandingan melawan tim seperti Semen Padang, Bhayangkara FC, Persebaya, dan Dewa United harus diperlakukan sebagai laga wajib maksimal.
Saat lawan datang ke Solo, Persis harus lebih agresif sejak awal. Mereka tidak bisa menunggu terlalu lama, karena laga kandang yang rapi sering ditentukan oleh tempo di 20 menit pertama. Kalau tekanan awal berhasil dibangun, lawan biasanya lebih mudah goyah.
Saya juga melihat nilai plus dari atmosfer kandang. Suporter Persis bisa mendorong pemain saat tim sedang buntu, dan momen kecil seperti bola kedua atau tekel bersih bisa terasa jauh lebih besar. Di fase akhir musim, energi seperti itu sering jadi pembeda.
Untuk laga kandang seperti ini, targetnya jelas:
- Wajib berburu poin penuh, terutama melawan tim yang posisinya setara atau di bawah.
- Jangan memberi ruang gol cepat, karena pertandingan bisa berubah jadi lebih sulit.
- Manfaatkan momentum tribun, terutama saat lawan mulai kehilangan kontrol.
- Jaga konsentrasi bola mati, karena laga ketat sering pecah dari situ.
Saya juga menaruh perhatian besar pada laga melawan tim yang sedang kuat, seperti Dewa United atau Persebaya. Lawan seperti ini tidak selalu mudah ditaklukkan, tetapi justru kemenangan atas mereka bisa memberi dorongan besar. Bukan hanya poin yang naik, kepercayaan diri tim juga ikut terdongkrak.
Tantangan berat saat Persis bermain tandang
Laga tandang selalu terasa lebih rumit, dan untuk Persis kondisi itu makin berat saat harus bertemu PSM Makassar, Arema FC, Persija Jakarta, dan Malut United. Perjalanan jauh, jadwal yang padat, serta atmosfer stadion lawan membuat margin kesalahan jadi sangat tipis.
Saya menilai laga tandang bukan cuma soal kualitas permainan. Ada faktor fisik yang ikut menguras tenaga, lalu tekanan dari tribun lawan yang bisa mengganggu fokus pemain muda. Kalau tim tidak siap sejak awal, mereka bisa tertinggal lebih dulu dan dipaksa mengejar dalam situasi yang tidak nyaman.
Untuk gambaran jadwal tandang yang berat, saya biasanya memperhatikan dua hal. Pertama, apakah lawan sedang kuat di kandang. Kedua, apakah Persis datang setelah jeda singkat atau baru saja memainkan laga intens. Kombinasi itu sering jadi masalah.
Di sini, Persis perlu bermain lebih efisien. Mereka tidak harus selalu mendominasi, tetapi harus tahu kapan menahan bola, kapan memperlambat ritme, dan kapan menusuk. Saat menghadapi tim seperti PSM atau Persija, kesalahan kecil sering langsung dihukum.
Saya juga melihat laga tandang sebagai ujian mental. Kalau Persis mampu mencuri poin di markas lawan, nilai hasil itu hampir selalu lebih tinggi dari sekadar angka di klasemen. Untuk konteks jadwal lengkap dan susunan pertandingan musim ini, saya juga sempat merujuk pada jadwal lengkap Persis Solo musim 2025/2026 agar urutan laga kandang dan tandang lebih mudah saya baca.
Di papan bawah, satu poin tandang sering terasa seperti kemenangan kecil. Hasil seperti itu bisa menjaga napas tim sampai pekan berikutnya.
Laga mana yang paling bisa jadi penentu nasib?
Kalau saya harus memilih, ada beberapa laga yang bobotnya paling tinggi sampai akhir musim. Pertama adalah duel melawan tim-tim yang juga berjuang di papan bawah, karena pertandingan semacam ini langsung memengaruhi jarak aman. Kedua, laga yang datang berdekatan dengan jadwal padat, sebab stamina dan fokus sering terkuras sebelum peluit awal.
Pertandingan melawan Semen Padang dan Bhayangkara FC termasuk yang paling sensitif. Saat lawan berada di jalur yang sama, tiga poin terasa seperti tabungan besar. Kalau Persis kalah, tekanan bukan hanya datang dari klasemen, tetapi juga dari psikologis tim sendiri.
Saya juga menilai laga melawan Arema FC dan Malut United sangat penting karena mereka sering memaksa Persis bermain lebih disiplin. Duel seperti ini tidak boleh diperlakukan setengah hati, sebab lawan yang sedang nyaman di papan tengah atau atas biasanya menghukum tim yang terlambat panas.
Ada juga laga yang bisa jadi titik balik karena konteks jadwalnya. Saat Persis masuk ke periode padat, hasil imbang pun kadang cukup bernilai jika lawannya berat. Namun, kalau lawan yang dihadapi adalah sesama tim bawah, saya rasa Persis harus mengejar kemenangan penuh. Di situ tidak ada ruang untuk terlalu banyak hitung-hitungan.
Buat saya, tiga jenis laga berikut paling menentukan:
- Laga enam poin melawan pesaing langsung
Ini pertandingan yang paling langsung memengaruhi peluang bertahan. - Laga kandang melawan tim setara atau di bawah
Persis harus menang, karena peluang seperti ini tidak datang dua kali. - Laga tandang setelah jeda singkat
Kondisi fisik dan mental sering jadi pembeda besar.
Saya melihat sisa musim Persis sebagai ujian ketenangan. Mereka tidak boleh terpaku pada satu hasil buruk, tetapi juga tidak boleh lengah saat peluang menang terbuka. Kalau laga-laga kunci ini bisa dikelola dengan cerdas, jalan Persis untuk bertahan di Liga 1 akan jauh lebih terang.
Hasil pertandingan Persis Solo yang paling membentuk arah musim ini
Kalau saya melihat musim Persis Solo secara utuh, ada beberapa hasil yang terasa lebih berat dari skor di papan. Hasil-hasil ini mengubah ritme tim, menaikkan harapan, lalu kadang memukul ulang mental pemain di momen berikutnya.
Saya tidak membaca semuanya dari angka akhir saja. Saya lebih melihat pola, karena di Liga 1, satu kemenangan bisa membuka napas, satu imbang bisa terasa aman, dan satu kekalahan bisa merusak rasa percaya diri yang baru dibangun.
Kemenangan yang memberi napas baru
Photo by UploadedBuat saya, kemenangan atas Bali United dan PSM Semarang adalah jenis hasil yang langsung terasa di ruang ganti. Saya menyebutnya napas baru, karena tim yang sebelumnya sempat goyah bisa bermain lebih ringan setelah itu.
Saat Persis menang, yang naik bukan cuma poin. Kepercayaan diri ikut naik, keputusan pemain jadi lebih berani, dan tekanan dari laga sebelumnya terasa turun. Dalam tim yang masih berjuang di papan bawah, efek seperti ini sangat besar.
Kemenangan atas lawan yang punya nama kuat juga punya nilai psikologis. Saya melihatnya seperti pintu yang dibuka sedikit lebih lebar, karena pemain jadi percaya bahwa mereka bisa bersaing saat tempo pertandingan tinggi. Itu penting, sebab rasa aman sering lahir dari hasil besar, bukan dari kata-kata motivasi.
Untuk konteks pertandingan yang lebih luas, saya juga sempat membaca laporan hasil Persis di rekap laga PSM Makassar, dan dari sana kelihatan bahwa hasil baik di laga berat memang punya bobot tersendiri.
Kemenangan besar sering bekerja seperti suntikan energi. Bukan hanya menambah angka, tetapi juga mengubah cara tim memandang laga berikutnya.
Hasil imbang yang terasa berharga atau justru hilang peluang?
Hasil seri Persis musim ini saya baca dengan dua kaca mata. Kadang, satu poin tandang melawan tim kuat sudah cukup berharga. Di lain waktu, hasil yang sama terasa seperti kesempatan yang hilang begitu saja.
Konteks pertandingan jadi penentu utama. Jika Persis menahan lawan yang sedang stabil dan bermain di markasnya sendiri, saya melihat imbang sebagai hasil yang masuk akal. Namun, saat lawan selevel atau sedang kurang tajam, satu poin sering terasa kurang karena peluang menang sebenarnya terbuka.
Saya juga melihat nilai dari hasil seri di laga yang ketat. Saat tim tidak sedang dominan, hasil imbang bisa mencegah kerusakan yang lebih besar. Di papan bawah, kadang satu poin tetap lebih baik daripada pulang tanpa apa-apa.
Berikut cara saya membacanya:
- Berharga, jika Persis tampil disiplin dan lawan punya kualitas lebih tinggi.
- Kurang puas, jika Persis menguasai momen penting tetapi gagal menutup laga.
- Menyebalkan, jika mereka kebobolan di fase akhir setelah unggul alur permainan.
Saya menilai hasil seri seperti ini bukan dari skor saja, melainkan dari cara tim mengelola menit-menit penting. Kalau mereka terlihat rapat, sabar, dan fokus, hasil imbang masih punya nilai. Sebaliknya, kalau peluang datang lalu hilang begitu saja, rasa kecewa memang wajar.
Kekalahan yang perlu jadi pelajaran
Photo by UploadedKekalahan dari Persik Kediri, PSM Makassar, dan Barito Putera adalah hasil yang paling jelas menunjukkan pekerjaan rumah Persis Solo. Dari situ, saya melihat beberapa masalah yang berulang, terutama di area yang sering menentukan hasil akhir.
Masalah pertama ada pada penyelesaian akhir. Saat peluang datang, Persis kadang tidak cukup tajam untuk mengubahnya menjadi gol. Dalam pertandingan seperti itu, tim bisa tampil cukup baik di alur permainan, tetapi tetap kalah karena efisiensi lawan lebih tinggi.
Masalah kedua ada pada transisi bertahan. Begitu bola hilang, Persis sering terlambat menutup ruang. Lawan yang cepat membaca situasi langsung punya celah untuk menghukum mereka.
Masalah ketiga adalah fokus di momen penting. Saya melihat ini sebagai hal yang paling mahal, karena satu detik lengah bisa mengubah jalannya pertandingan. Saat lawan sedang menekan atau laga masuk fase akhir, konsentrasi harus tetap penuh.
Kekalahan memang menyakitkan, tetapi saya justru melihatnya sebagai data yang paling jujur. Dari hasil-hasil itu, Persis tahu area mana yang harus dibenahi jika ingin musim ini tidak terus digantung oleh ketidakstabilan.
Kalau saya rangkum, arah musim Persis Solo banyak dibentuk oleh tiga jenis hasil ini: kemenangan yang menaikkan moral, imbang yang harus dibaca sesuai konteks, dan kekalahan yang memaksa tim berbenah. Pola seperti ini yang paling penting untuk saya pantau, karena di Liga 1, momentum sering berubah lebih cepat daripada klasemen.
Statistik Persis Solo yang paling penting untuk dibaca, bukan sekadar angka
Kalau saya membaca Jadwal, Hasil & Statistik Liga 1 Persis Solo, saya tidak berhenti di angka mentah. Yang saya cari adalah pola, karena di papan bawah, pola jauh lebih jujur daripada skor tunggal. Dari sana, saya bisa melihat apakah tim ini sedang membaik, stagnan, atau masih mudah goyah.
Photo by UploadedPer akhir April 2026, Persis ada di posisi 15 dengan 20 poin. Angka itu belum membuat saya tenang, tetapi cukup jelas menunjukkan bahwa mereka mulai punya napas setelah periode yang lebih berat. Jika saya ingin membaca performa mereka dengan benar, saya harus melihat tiga hal utama, yaitu produktivitas gol, rapatnya lini belakang, dan perbedaan hasil saat kandang serta tandang.
Catatan gol, kebobolan, dan efisiensi peluang
Saya paling dulu melihat dua hal, gol yang dicetak dan gol yang kebobolan. Dua angka ini langsung memberi gambaran dasar, apakah Persis lebih sering menekan atau justru sibuk bertahan. Dari data terbaru yang tersedia, saya melihat tanda perbaikan ada, tetapi belum cukup stabil untuk disebut aman.
Persis sempat menang 3-0 atas Bali United dan 2-1 atas Persik Kediri, lalu menahan PSM Makassar 1-1. Rangkaian hasil ini menunjukkan satu hal, mereka bisa produktif saat momen serangan berjalan baik. Namun, saya masih melihat kebutuhan untuk lebih tajam di depan, karena tidak semua laga memberi ruang sebanyak itu.
Di sisi lain, kebobolan tetap jadi titik yang harus saya awasi. Saat Persis mampu menjaga gawang tetap aman, hasil mereka jauh lebih nyaman. Saat ruang antar lini longgar, lawan biasanya tetap punya jalan untuk mencetak gol, dan itu membuat tim sulit lepas dari tekanan.
Efisiensi peluang juga penting. Lawan bisa saja lebih banyak menguasai bola, tetapi jika Persis lebih tepat saat menembak, hasilnya bisa berbeda. Itulah sebabnya saya tidak hanya melihat jumlah tembakan, melainkan juga seberapa sering peluang berubah menjadi gol.
Bagi saya, statistik serangan Persis belum menunjukkan tim yang benar-benar tajam. Mereka lebih terlihat sebagai tim yang sedang belajar memanfaatkan momen dengan lebih dingin.
Kalau data rinci musim penuh belum lengkap, saya tetap membaca arah umumnya dengan jelas. Persis masih perlu lebih efektif di kotak penalti lawan, dan lebih rapat saat lawan menyerang balik. Dua hal itu seperti kunci pintu depan dan belakang, sama-sama harus terkunci rapat.
Performa kandang dan tandang, mana yang lebih stabil?
Photo by UploadedDi sini saya paling mudah melihat karakter Persis. Saat bermain di Manahan, mereka terasa lebih nyaman, lebih berani menekan, dan lebih mudah menyambung antar pemain. Saat tandang, ritme itu sering turun, jadi tim harus bertahan lebih lama sebelum bisa benar-benar masuk ke permainan.
Hasil kandang terbaru juga memberi sinyal positif. Persis mulai lebih sering memetik angka di rumah sendiri, dan itu penting karena kandang adalah tempat paling logis untuk mengamankan poin. Di level seperti ini, dukungan tribun dan familiaritas lapangan memang bisa membuat beda.
Sebaliknya, laga tandang masih lebih rentan. Saya melihat mereka lebih mudah kehilangan kontrol saat ditekan lawan atau saat tempo pertandingan naik. Itu sebabnya hasil di markas lawan terasa lebih mahal, karena satu kesalahan kecil bisa langsung mengubah jalannya laga.
Kalau saya ringkas, pola Persis terlihat seperti ini:
| Situasi | Gambaran yang saya baca | Dampak ke hasil |
|---|---|---|
| Kandang | Lebih berani, lebih rapi, lebih nyaman | Peluang poin lebih besar |
| Tandang | Lebih hati-hati, lebih mudah tertekan | Rentan kehilangan poin |
| Laga ketat | Bergantung pada momen kecil | Sering ditentukan detail |
Saya juga cek gambaran statistik umum melalui statistik Persis Solo di World Soccer Data, dan pola yang muncul memang sejalan, kandang lebih bersahabat, tandang masih perlu lebih disiplin. Jadi, kalau Persis ingin naik kelas di klasemen, stabilitas tandang harus ikut membaik, bukan hanya hasil di Solo.
Siapa pemain yang paling sering jadi penentu?
Dalam beberapa laga terakhir, saya melihat Bruno Gomes dan Roman Paparyga muncul sebagai nama yang paling sering memberi dampak. Bruno lebih menonjol di urusan gol, sementara Roman memberi warna di momen yang menuntut ketepatan eksekusi. Saat dua nama ini aktif, Persis biasanya terlihat lebih hidup di sepertiga akhir lapangan.
Saya tidak memaksa angka yang belum lengkap, tetapi arah kontribusinya cukup jelas. Bruno adalah tipe pemain yang bisa mengubah laga lewat sentuhan di kotak penalti. Roman, di sisi lain, memberi dukungan penting saat tim butuh penyelesaian yang tenang.
Kalau saya melihat peran mereka lebih luas, yang dibutuhkan Persis bukan hanya pencetak gol. Tim ini juga perlu pemain yang bisa mengatur tempo serangan, menjaga bola tetap hidup, dan membantu transisi saat tim kehilangan penguasaan. Di sinilah pemain tengah dan bek yang konsisten ikut punya peran besar.
Saya juga menaruh perhatian pada kiper M. Riyandi, karena penyelamatan penting sering menentukan arah hasil. Dalam tim yang masih rapuh, satu penyelamatan bisa terasa seperti gol tandingan. Artinya, penentu Persis tidak selalu penyerang, kadang justru pemain belakang yang menjaga pertandingan tetap terkendali.
Untuk membaca kontribusi pemain secara lebih luas, saya biasanya membandingkan hasil akhir dengan peran mereka di lapangan. Jika Bruno dan Roman produktif, Persis lebih mudah mencuri poin. Jika lini belakang juga tampil stabil, peluang menang mereka naik lebih cepat.
Apa arti statistik ini untuk sisa musim?
Bagi saya, statistik Persis saat ini memberi satu pesan sederhana, mereka belum aman, tetapi masih bisa mengendalikan nasib sendiri. Poin 20 berarti ruang untuk salah masih tipis, jadi setiap laga harus dibaca seperti final kecil. Yang paling penting sekarang adalah menjaga agar tren membaik tidak putus di tengah jalan.
Kalau Persis ingin lebih aman di klasemen, ada tiga pekerjaan yang harus mereka jaga sampai akhir:
- Maksimalkan laga kandang
Manahan harus jadi tempat mengumpulkan poin, bukan sekadar tempat bermain. - Kurangi kebobolan di momen transisi
Saat bola hilang, tim harus lebih cepat bereaksi agar tidak mudah dihukum. - Naikkan efisiensi peluang
Peluang yang sedikit harus dimaksimalkan, karena laga papan bawah sering sempit.
Saya melihat sisa musim Persis sangat bergantung pada disiplin. Kalau mereka bisa menjaga rapat di belakang dan cukup tajam di depan, posisi mereka bisa aman lebih cepat. Namun, jika efisiensi menurun lagi, mereka akan terus hidup di zona yang bikin tegang sampai pekan terakhir.
Buat saya, statistik yang paling penting bukan jumlahnya, melainkan arah perubahannya. Dan arah Persis sekarang menunjukkan satu hal, mereka punya modal untuk bertahan, asalkan tidak mengulang kelemahan lama.
Penutup
Saya melihat Persis Solo masih berada di titik yang rawan, karena posisi 16 dengan 27 poin dari 30 laga belum memberi ruang aman. Namun, angka itu juga menunjukkan bahwa mereka masih punya kesempatan untuk membalik keadaan, selama disiplin tetap terjaga di sisa musim.
Jadwal yang tersisa, hasil terbaru, dan statistik 33 gol dicetak serta 53 gol kebobolan memberi gambaran yang cukup jelas, Persis masih bisa bertahan jika performa kandang tetap kuat dan fokus di laga penting tidak turun. Bagi saya, arah musim ini masih bisa berubah, tetapi syaratnya sederhana, mereka harus konsisten dan tidak mengulang kesalahan yang sama.
Saya akan terus mengikuti perkembangan Jadwal, Hasil & Statistik Liga 1 Persis Solo, karena satu hasil saja bisa menggeser nasib mereka. Selama musim belum selesai, peluang tetap ada, dan justru di situlah nilai paling pentingnya.
Jadwal pertandingan mendatang
Belum ada jadwal yang terdata. Cek kembali setelah sinkronisasi data berikutnya.
Hasil pertandingan terbaru
- Sab, 23 MeiPersita1 – 3Persis SoloLiga 1
- Sab, 16 MeiPersis Solo1 – 0Dewa UnitedLiga 1
- Sab, 9 MeiPersis Solo0 – 0Persebaya SurabayaLiga 1
- Sab, 2 MeiMalut United5 – 2Persis SoloLiga 1
- Sen, 27 AprPersija4 – 0Persis SoloLiga 1
- Rab, 22 AprPersis Solo2 – 1BhayangkaraLiga 1
- Sab, 18 AprArema2 – 0Persis SoloLiga 1
- Min, 12 AprPersis Solo2 – 1Semen PadangLiga 1
- Sab, 4 AprPSM1 – 1Persis SoloLiga 1
