
Kalau kamu mengikuti Levante jadwal La Liga 2026, kamu sedang melihat tim yang musim ini belum stabil, tetapi masih punya alasan untuk dipantau sampai akhir. Hingga Mei 2026, Levante UD berjalan di musim 2025/2026 dengan tekanan besar di papan bawah, jadi setiap hasil, gol, dan poin terasa penting.
Perjalanan mereka memang sempat berat, dengan rangkaian hasil yang kurang konsisten dan posisi yang bikin khawatir. Namun, kemenangan terbaru atas Osasuna memberi tanda bahwa tim ini masih punya tenaga untuk menutup musim dengan lebih baik, terutama saat laga-laga sisa mulai menentukan nasib mereka.
Di artikel ini, kamu akan melihat jadwal terdekat, hasil terbaru, dan statistik penting yang paling membantu membaca arah performa Levante. Dari situ, gambaran tentang peluang mereka di sisa musim akan jauh lebih jelas.
Jadwal terbaru Levante UD yang paling penting untuk diikuti
Bagi yang mengikuti Levante jadwal La Liga 2026, fokusnya sekarang ada pada tiga hal: hasil terbaru, laga terdekat, dan jarak antar pertandingan. Tiga hal itu memberi gambaran paling jelas tentang apakah Levante bisa keluar dari tekanan di papan bawah, atau justru kembali terseret dalam masalah yang sama.
Laga terakhir melawan Osasuna dan arti kemenangannya

Kemenangan 3-2 atas Osasuna pada 9 Mei 2026 adalah titik penting di jadwal Levante musim ini. Mereka sempat tertinggal lebih dulu, lalu merespons dengan cepat dan menutup laga dengan gol penentu di menit akhir. Alur seperti ini penting karena Levante tidak hanya menang, tetapi juga menunjukkan reaksi yang kuat saat pertandingan berjalan sulit.
Dalam konteks musim yang berat, hasil seperti ini punya nilai lebih dari tiga poin. Tim yang sering kalah tipis biasanya butuh satu momen untuk mengubah suasana ruang ganti, dan kemenangan atas Osasuna bisa jadi momen itu. Untuk melihat detail urutan laga Levante dan hasil terbarunya, halaman jadwal Levante di Transfermarkt juga berguna sebagai referensi cepat.
Kemenangan comeback sering memberi efek yang lebih besar daripada skor biasa, karena pemain merasa usaha mereka masih punya hasil.
Secara psikologis, Levante mendapat dorongan besar. Pemain belakang bisa merasa lebih percaya diri, lini tengah lebih berani mengambil bola, dan penyerang punya alasan untuk terus menekan sampai menit terakhir. Di fase akhir musim, rasa percaya diri seperti ini sering sama pentingnya dengan taktik.
Pertandingan berikutnya yang menentukan arah akhir musim
Setelah Osasuna, jadwal yang paling dekat dan paling menentukan adalah Celta Vigo vs Levante pada 13 Mei 2026. Jaraknya hanya beberapa hari, jadi ritme tim akan langsung diuji. Kalau Levante bisa menjaga energi dan fokus, hasil di laga ini bisa memperkuat efek positif dari kemenangan sebelumnya.
Berikut gambaran singkat tiga laga sisa yang paling perlu kamu pantau:
| Tanggal | Pertandingan | Kenapa penting |
|---|---|---|
| 13 Mei 2026 | Celta Vigo vs Levante | Ujian tandang pertama setelah kemenangan penting |
| 17 Mei 2026 | Levante vs Mallorca | Kesempatan menjaga momentum di kandang |
| 24 Mei 2026 | Real Betis vs Levante | Penutup musim yang bisa sangat menentukan |
Laga melawan Celta terasa krusial karena Levante harus langsung membuktikan bahwa kemenangan atas Osasuna bukan kebetulan. Selain itu, jadwal yang rapat membuat rotasi pemain dan kondisi fisik ikut berpengaruh. Jika Levante bisa tetap stabil di dua laga berikutnya, peluang menutup musim dengan catatan yang lebih baik masih terbuka.
Cara membaca jadwal Levante di sisa musim tanpa bingung
Kalau kamu ingin membaca sisa Levante jadwal La Liga 2026 dengan lebih mudah, cukup lihat tiga lapisan ini:
- Urutan laga: Lihat siapa lawan pertama, kedua, dan ketiga. Urutan sering lebih penting daripada daftar panjang.
- Jeda antar pertandingan: Semakin rapat jadwalnya, semakin besar tekanan pada stamina dan konsentrasi.
- Kandang dan tandang: Levante biasanya lebih nyaman saat bermain di rumah sendiri, jadi laga kandang layak diberi bobot lebih besar.
Dengan cara ini, kamu tidak perlu menghafal semua detail. Cukup ikuti alurnya. Kalau Levante mampu menahan tekanan di laga tandang dan memaksimalkan pertandingan kandang, arah musim mereka akan lebih mudah dibaca, dan hasil akhirnya bisa terasa jauh lebih baik daripada yang terlihat di awal bulan.
Hasil pertandingan Levante UD yang membentuk tren musim ini
Kalau kamu mengikuti Levante jadwal La Liga 2026, pola musim ini cukup jelas, yaitu naik turun, lalu mulai mengarah ke perbaikan di fase akhir. Hasil-hasil penting mereka tidak datang secara mulus, tetapi justru muncul saat tim paling butuh napas tambahan.
Karena itu, rangkaian skor di April dan Mei punya bobot besar. Satu kemenangan bagus memang membantu, tetapi dua atau tiga hasil positif yang berdekatan jauh lebih berpengaruh terhadap suasana tim, kepercayaan diri, dan posisi di klasemen.
Kemenangan atas Getafe dan Sevilla sebagai titik balik

Kemenangan 1-0 atas Getafe pada 14 April 2026 jadi salah satu hasil yang paling berharga musim ini. Skor tipis seperti itu sering terlihat sederhana, tetapi di situ justru ada banyak nilai: disiplin bertahan, sabar menunggu celah, dan kemampuan menjaga fokus sampai akhir. Laporan pertandingan Levante atas Getafe juga menunjukkan bahwa gol penentu baru lahir di fase akhir laga, yang membuat kemenangan ini terasa lebih berat dan lebih penting.
Bagi tim yang lama kesulitan, satu kemenangan saja belum cukup untuk membalik arah musim. Yang dibutuhkan adalah rangkaian hasil yang memberi sinyal bahwa masalah lama mulai berkurang. Itulah sebabnya laga-laga setelah Getafe, termasuk duel melawan Sevilla di akhir April, ikut mendapat sorotan besar. Bukan hanya soal angka di papan skor, tetapi soal apakah Levante bisa mempertahankan ketenangan dan energi yang sama.
Dalam situasi seperti ini, kemenangan beruntun sering lebih bernilai daripada satu hasil besar, karena tim mulai percaya bahwa kerja mereka memang menghasilkan poin.
Saat sebuah tim menang sekali lalu langsung jatuh lagi, efek positifnya cepat hilang. Sebaliknya, dua hasil baik yang berdekatan bisa mengubah suasana ruang ganti, membuat tekanan terasa lebih ringan, dan memberi ruang bagi pemain untuk tampil lebih berani.
Apa yang berubah setelah periode sulit di awal musim
Awal musim Levante jauh dari kata nyaman. Mereka sempat kesulitan mencetak gol, lalu menelan beberapa kekalahan yang membuat posisi di papan bawah makin berat. Hasil seperti kalah dari Real Madrid, Athletic Bilbao, Valencia, Villarreal, dan Barcelona memperlihatkan bahwa tim ini sering kewalahan saat menghadapi lawan yang lebih rapi dan lebih tajam.
Di fase itu, masalah utama bukan hanya kalah, tetapi juga cara mereka kalah. Serangan sering mandek, peluang tidak cukup banyak, dan ritme permainan mudah putus saat lawan menekan. Dalam situasi seperti itu, satu gol terasa mahal, jadi setiap kesalahan kecil langsung memberi dampak besar pada hasil akhir.
Mulai pertengahan April, perubahan mulai terlihat. Levante bermain lebih efisien, lebih percaya diri saat menguasai bola, dan lebih tenang ketika masuk ke area berbahaya. Hasil melawan Getafe memperlihatkan itu dengan jelas, karena mereka tidak panik meski pertandingan berjalan ketat. Setelah melewati periode sulit, stabilitas seperti ini jauh lebih penting daripada permainan yang indah tapi tanpa poin.
Perubahan yang paling terasa biasanya muncul lewat tiga hal ini:
- Kepercayaan diri naik, karena pemain merasa satu gol saja bisa cukup untuk menang.
- Serangan lebih efektif, karena mereka mulai memilih momen yang tepat untuk menembak.
- Permainan lebih stabil, karena tim tidak lagi mudah runtuh setelah kebobolan atau kehilangan momentum.
Dalam konteks Levante jadwal La Liga 2026, fase ini jadi pembeda besar. Jadwal yang padat akan selalu menguji ketahanan tim, jadi ketika performa mulai rapi di bulan April, itu adalah tanda yang lebih kuat daripada satu skor bagus di awal musim. Dari luar, hasilnya terlihat tipis. Namun, dari sisi mental, efeknya bisa besar sekali.
Hasil yang paling berpengaruh terhadap posisi Levante di klasemen

Kalau melihat posisi Levante di klasemen, hasil yang paling berdampak jelas adalah kemenangan yang memutus tren buruk. Saat mereka mengumpulkan tiga poin, jarak dari zona berbahaya tidak langsung hilang, tetapi tekanan terasa lebih ringan. Dari situ, setiap hasil positif berikutnya punya efek berlapis, karena tim tidak lagi bermain hanya untuk bertahan hidup di tiap pekan.
Salah satu hasil yang paling penting tentu kemenangan atas Getafe, karena pada saat itu Levante sudah mengumpulkan 29 poin dengan catatan 7 menang, 8 seri, dan 16 kalah. Angka itu belum aman sepenuhnya, tetapi cukup untuk menjaga harapan tetap hidup. Setelah itu, kemenangan atas Osasuna pada 9 Mei memperkuat kesan bahwa tim ini tidak lagi sekadar mencari hasil imbang, melainkan mulai mengejar penutup musim yang lebih baik.
Rangkaian hasil yang paling berpengaruh biasanya punya pola seperti ini:
- Memutus tren negatif, sehingga tim tidak tenggelam lebih dalam.
- Membangun momentum, karena kemenangan beruntun memberi rasa aman.
- Menambah jarak dari bawah, walau selisihnya belum besar.
- Membuat laga sisa lebih terkontrol, karena pemain tidak lagi bermain dengan beban penuh di setiap menit.
Itulah alasan mengapa hasil-hasil di pertengahan April sampai awal Mei punya nilai strategis. Bukan hanya karena tiga poin, tetapi karena poin itu datang pada saat Levante paling membutuhkan arah. Jika kamu membaca jadwal dan hasil mereka secara berurutan, benang merahnya jelas, makin sering Levante menang atau setidaknya tampil stabil, makin besar peluang mereka menutup musim tanpa panik.
Statistik terbaru yang paling menggambarkan kondisi Levante UD
Kalau kamu ingin membaca Levante jadwal La Liga 2026 dengan jernih, angka-angka dasar mereka sudah memberi jawaban yang cukup tegas. Tim ini tidak sedang miskin peluang, tetapi juga belum cukup rapi untuk mengubah peluang menjadi kemenangan dengan tenang. Itulah sebabnya musim mereka terasa naik turun, sering terbuka, dan jarang aman sejak menit awal.
Statistik terbaru menunjukkan Levante adalah tim yang hidup di antara dua sisi. Di satu sisi, mereka mampu menciptakan tembakan dalam jumlah wajar. Di sisi lain, mereka terlalu sering membiarkan lawan masuk ke pertandingan dan mencetak gol. Dari sana, gambaran musim mereka jadi mudah dibaca, serangannya belum tajam, pertahanannya belum kokoh, dan konsistensi masih jadi pekerjaan utama.
Gol, peluang, dan masalah tajam di lini depan

Secara angka, Levante mencetak sekitar 41 gol di La Liga 2025/2026, atau kira-kira 1,17 gol per pertandingan. Jumlah tembakannya berada di kisaran 12,3 percobaan per laga, tetapi hanya sekitar 3,7 tembakan on target yang benar-benar mengarah ke gawang. Artinya, mereka cukup aktif mencari peluang, tetapi hasil akhirnya belum cukup efisien.
Di sinilah masalah utamanya terlihat. Levante bukan tim yang diam di sepertiga akhir, karena mereka tetap berusaha menekan dan menembak. Namun, ketika bola sudah masuk ke area berbahaya, penyelesaian akhir mereka belum stabil. Ada laga saat mereka membangun cukup banyak serangan, lalu pulang tanpa gol yang sepadan. Dalam situasi seperti itu, satu peluang kecil yang terbuang bisa mengubah hasil akhir.
Sumber data ringkas seperti StatMuse Levante 2026 Stats juga menunjukkan posisi mereka masih jauh dari kelompok paling produktif. Itu cocok dengan kesan di lapangan, Levante punya alur serangan yang cukup, tetapi belum punya ketajaman yang konsisten.
Masalah ini lebih dekat ke penyelesaian akhir daripada kreativitas murni. Mereka masih bisa masuk ke area lawan, masih bisa mengalirkan bola, dan masih bisa menciptakan momen. Namun, saat kesempatan datang, keputusan terakhir sering kurang bersih. Kadang tembakan terlalu cepat, kadang umpan terakhir terlalu lama, dan kadang pemain datang ke kotak penalti sedikit terlambat.
Levante tidak kekurangan ide, tetapi mereka sering kehilangan akurasi pada sentuhan terakhir.
Kalau kamu melihat Levante jadwal La Liga 2026 dalam beberapa pekan terakhir, pola ini terlihat jelas. Ketika mereka mencetak gol lebih dulu, permainan terasa lebih ringan. Saat mereka gagal membuka skor, tekanan cepat menumpuk dan ritme serangan ikut melambat. Jadi, masalahnya bukan hanya jumlah peluang. Masalahnya ada pada konsistensi menutup peluang itu sendiri.
Statistik pertahanan, clean sheet, dan dampaknya pada hasil

Dari sisi belakang, angka Levante lebih berat lagi. Mereka sudah kebobolan sekitar 57 gol, atau sekitar 1,63 gol per pertandingan. Dalam musim yang panjang, angka seperti ini biasanya membuat tim sulit punya fondasi yang stabil. Bahkan saat mereka bermain bagus dalam satu babak, satu celah kecil saja bisa merusak semua kerja keras itu.
Catatan clean sheet mereka juga belum banyak, hanya sekitar 5 sampai 7 laga tanpa kebobolan. Sumber lain menempatkan mereka di angka 6 clean sheet dari 34 laga, jadi gambaran besarnya tetap sama, Levante jarang benar-benar menutup pintu. Data dari 1vs1 Levante UD Stats menegaskan bahwa mereka masih lebih sering terlibat dalam laga terbuka ketimbang pertandingan yang terkendali.
Karena itu, clean sheet punya arti besar bagi Levante. Saat mereka menang tanpa kebobolan, tim langsung mendapat dua hal sekaligus, tiga poin dan rasa aman. Itu penting karena clean sheet memotong tekanan. Lawan tidak punya ruang untuk hidup lebih lama di pertandingan, sementara Levante bisa memainkan sisa laga dengan kepala lebih tenang.
Laga seperti melawan Getafe dan Sevilla menunjukkan hal ini dengan jelas. Saat mereka mampu bertahan rapat dan keluar tanpa kebobolan, permainan Levante terlihat lebih tenang dan lebih terarah. Bagi tim seperti ini, clean sheet bukan hanya catatan statistik, tetapi bahan bakar untuk momentum. Satu laga aman sering membuat pekan berikutnya terasa lebih ringan.
Selain itu, clean sheet juga membantu menahan tekanan di laga besar. Ketika tim menghadapi lawan yang lebih berani menekan, gol cepat dari lawan biasanya membuat semua struktur permainan goyah. Namun, jika pertahanan bisa bertahan selama mungkin, Levante punya kesempatan untuk tetap berada dalam pertandingan sampai menit akhir. Itulah perbedaan antara tim yang mudah runtuh dan tim yang masih punya peluang mencuri hasil.
Performa kandang dan kenapa Ciutat de València sangat penting
Secara umum, performa kandang Levante masih belum cukup kuat di bagian awal musim. Mereka belum menjadikan Ciutat de València sebagai tempat yang benar-benar menakutkan bagi lawan. Meski begitu, justru di sinilah peluang perbaikan paling besar muncul. Laga kandang selalu memberi mereka sedikit lebih banyak ruang untuk mengambil risiko dan sedikit lebih banyak dukungan saat permainan berjalan keras.
Statistik kandang mereka juga mendukung pembacaan itu. Dalam catatan musim ini, Levante cenderung tampil lebih berani di rumah sendiri, tetapi tetap sering kehilangan kontrol ketika lawan mulai menekan. Ringkasan di SoccerStats Levante 2025/2026 memperlihatkan bahwa hasil kandang mereka belum sekuat tim papan tengah yang stabil. Jadi, stadion ini belum jadi benteng, tetapi masih bisa jadi titik balik.
Atmosfer di Ciutat de València punya peran besar. Saat suporter mulai percaya, ritme tim ikut terangkat. Umpan lebih cepat, pressing lebih berani, dan duel-duel kecil terasa lebih hidup. Sebaliknya, ketika hasil kandang buruk datang beruntun, tekanan dari tribun bisa berubah jadi beban tambahan.
Itu sebabnya laga kandang bagi Levante terasa seperti ujian ganda. Mereka tidak hanya harus mengalahkan lawan, tetapi juga harus menang atas rasa ragu sendiri. Jika hasil di rumah membaik, kepercayaan diri tim ikut naik. Kalau tidak, beban mental akan terus menempel ke laga tandang berikutnya.
Pemain kunci yang paling sering menentukan hasil
Di tengah semua angka itu, Iván Romero jadi nama yang paling sering muncul saat Levante menemukan jalan keluar. Ia adalah penyerang utama yang paling sering membantu tim memecah kebuntuan. Dari data musim ini, ia sudah mencatat sekitar 5 gol di liga, dan kontribusinya tidak berhenti pada penyelesaian akhir saja.
Romero penting karena ia memberi dua hal yang Levante butuhkan. Pertama, ia bisa menjadi titik akhir serangan saat tim perlu gol cepat. Kedua, ia juga cukup aktif bergerak untuk membuka ruang bagi rekan setim. Dengan kata lain, ia bukan hanya finisher, tetapi juga bagian dari alur serangan yang membuat Levante lebih hidup.
Kalau kamu melihat pola permainan mereka, Levante butuh tipe pemain pendukung seperti ini di sekitarnya:
- Pemain sayap yang agresif, supaya serangan tidak terlalu mudah dibaca.
- Gelandang penghubung yang tenang, supaya bola terakhir tidak terlalu sering putus.
- Bek sayap yang rajin naik, supaya beban serangan tidak jatuh ke satu jalur saja.
Keseimbangan seperti ini membuat Romero lebih efektif. Tanpa dukungan itu, ia sering harus bekerja terlalu jauh dari kotak penalti atau menerima bola dalam posisi sulit. Saat dukungan datang lebih rapi, Levante terlihat lebih berbahaya dan lebih mudah keluar dari laga ketat.
Pada akhirnya, statistik terbaru Levante memperlihatkan satu pesan yang jelas. Mereka masih punya cukup peluang untuk bersaing, tetapi belum cukup tajam di depan dan belum cukup rapat di belakang. Jika dua area ini membaik, sisa Levante jadwal La Liga 2026 akan terasa jauh lebih masuk akal untuk diikuti.
Apa arti tren terbaru Levante untuk sisa musim La Liga 2026
Tren terbaru Levante memberi pesan yang jelas, mereka belum aman, tetapi sudah bergerak ke arah yang lebih baik. Kemenangan atas Sevilla dan Osasuna membuat situasi yang tadinya tegang mulai berubah jadi lebih terbuka, apalagi selisih mereka dari zona aman kini sangat tipis. Untuk melihat konteks papan bawah secara lebih luas, klasemen sementara La Liga musim 2025-26 membantu membaca betapa rapatnya persaingan di fase akhir ini.
Yang paling penting sekarang bukan euforia, melainkan konsistensi. Levante punya peluang nyata untuk keluar dari zona bahaya, tetapi peluang itu hanya bertahan kalau mereka tetap disiplin di laga sisa. Satu hasil bagus bisa mengangkat suasana, namun musim seperti ini baru berubah benar-benar jika poin datang beruntun.
Peluang keluar dari tekanan zona bawah
Levante sempat berada di posisi ke-19 dan masuk zona rawan. Itu berarti mereka harus hidup dengan tekanan setiap pekan, karena satu kekalahan saja bisa langsung membuat jarak dari zona aman menjauh lagi. Setelah kemenangan dramatis atas Osasuna, situasinya membaik, dan mereka kini hanya terpaut satu poin dari batas aman.

Hasil 3-2 atas Osasuna, yang juga dibahas dalam laporan comeback dramatis Levante, menunjukkan bahwa mereka masih punya daya juang saat pertandingan masuk fase berat. Gol penentu di momen akhir memberi nilai lebih, karena tim seperti Levante sering butuh laga semacam itu untuk mengubah arah musim.
Saat tim papan bawah menang di menit-menit akhir, poinnya sama, tetapi efek mentalnya jauh lebih besar.
Namun, peluang keluar dari tekanan belum otomatis aman. Levante masih harus memanfaatkan tiga laga sisa dengan cara yang sederhana, ambil poin lebih dulu, jangan memberi lawan gol mudah, lalu jaga ritme sampai akhir. Jika mereka bermain terlalu terbuka sejak awal, satu kesalahan kecil bisa menghapus semua kemajuan yang sudah mereka buat.
Kuncinya ada pada hasil beruntun, bukan satu kemenangan besar. Jika Levante bisa menambah poin lagi di laga berikutnya, mereka akan pindah dari mode bertahan hidup ke mode mengontrol nasib sendiri. Itu perbedaan besar bagi tim yang selama berbulan-bulan hidup di dasar klasemen.
Hal yang harus konsisten jika ingin menutup musim dengan baik
Agar tren positif ini bertahan, Levante tidak boleh mengubah cara bermain hanya karena satu atau dua kemenangan. Mereka justru perlu menjaga hal-hal dasar yang membuat mereka lebih stabil dalam beberapa pekan terakhir. Kalau satu detail saja turun, momentum bisa hilang cepat.
Berikut faktor yang paling harus mereka pertahankan sampai akhir:
- Disiplin bertahan sejak menit awal, karena Levante sering bermasalah saat lawan lebih dulu menemukan ruang.
- Efisiensi di depan gawang, sebab peluang mereka belum banyak dan tidak boleh terbuang sia-sia.
- Fokus penuh sepanjang laga, terutama setelah unggul, karena poin sering hilang saat tim mulai terlalu nyaman.
- Ketenangan saat transisi, agar serangan balik lawan tidak berubah jadi gol mudah.
Empat hal itu terdengar sederhana, tetapi justru di situlah masalah tim papan bawah biasanya muncul. Mereka tidak selalu kalah karena permainan buruk, melainkan karena satu celah kecil yang berulang. Levante sudah cukup tahu rasanya kehilangan poin dari situ, jadi akhir musim harus dijalani dengan lebih rapi.
Pertandingan seperti melawan Osasuna juga memberi contoh yang jelas. Saat Levante berani menekan, tetapi tetap menjaga bentuk permainan, mereka terlihat lebih berbahaya. Sebaliknya, ketika jarak antar lini melebar, lawan langsung menemukan jalan untuk membalas. Itu sebabnya fokus tidak boleh turun meski skor sudah menguntungkan.
Di sisi lain, mereka juga perlu menjaga energi pemain inti. Jadwal yang padat membuat kondisi fisik cepat terkuras, jadi rotasi harus tepat. Jika pemain depan mulai kehabisan tenaga atau lini belakang kehilangan konsentrasi, permainan yang tadinya rapi bisa berubah kacau dalam 10 menit.
Tren kemenangan terbaru memang cukup untuk mengubah musim, tetapi hanya jika Levante memeliharanya dengan cara yang realistis. Mereka tidak harus tampil spektakuler, cukup bersih, efisien, dan sabar. Bila tiga hal itu tetap hidup sampai pekan terakhir, sisa musim ini bisa berakhir dengan napas lega, bukan dengan hitung-hitungan panik di hari penutupan.
Conclusion
Levante UD menutup fase akhir La Liga 2026 dengan jadwal yang masih padat, tiga laga tersisa melawan Celta Vigo, Mallorca, dan Real Betis. Setelah hasil penting atas Getafe, Sevilla, dan Osasuna, ada tanda yang jelas bahwa tim ini mulai menemukan ritme yang lebih baik.
Namun, angka dasar mereka masih menunjukkan pekerjaan besar, terutama di lini belakang dan dalam penyelesaian akhir. Posisi di papan bawah membuat setiap poin tetap berharga, jadi konsistensi akan menentukan apakah tren positif ini bertahan sampai pekan terakhir.
Untuk saat ini, gambarnya cukup jelas, Levante belum sepenuhnya aman, tetapi performanya sudah bergerak ke arah yang lebih sehat. Jika mereka menjaga disiplin dan efisiensi yang sama, penutup musim ini bisa jauh lebih tenang daripada awalnya.
Jadwal pertandingan mendatang
Belum ada jadwal yang terdata. Cek kembali setelah sinkronisasi data berikutnya.
Hasil pertandingan terbaru
- Min, 24 MeiReal Betis2 – 1LevanteLa Liga
- Sen, 18 MeiLevante2 – 0MallorcaLa Liga
- Rab, 13 MeiCelta de Vigo2 – 3LevanteLa Liga
- Sab, 9 MeiLevante3 – 2OsasunaLa Liga
- Sab, 2 MeiVillarreal5 – 1LevanteLa Liga
- Sel, 28 AprEspanyol0 – 0LevanteLa Liga
- Jum, 24 AprLevante2 – 0SevillaLa Liga
- Sel, 14 AprLevante1 – 0GetafeLa Liga
- Sab, 4 AprReal Sociedad2 – 0LevanteLa Liga
- Sab, 21 MarLevante4 – 2Real OviedoLa Liga
